Thursday, December 20, 2007

Siemens SX2

Siemens SX1 merupakan satu-satunya ponsel Siemens yang menggunakan sistem operasi symbian. Sebenarnya Siemens berniat untuk kembali mengeluarkan ponsel lanjutannya alias Siemens SX2 (code name - K2). Rencananya Siemens SX2 akan dilengkapi dengan kamera 1 Megapixel, Layar warna hingga kedalaman 262 juta warna, dan menggunakan Symbian 7 sebagai Operating Symtemnya.

Namun, konon karena ketidakstabilan hardware dan software diputuskan Siemens SX2 tidak jadi dikeluarkan.



Sebelumnya memang sempat beredar Siemens SX2 hasil rekayasa photoshop. Sepintas hampir sama, hanya keypadnya sama yang semula diletakkan dipinggir digeser ketengah. Agaknya pembuat gambar tersebut mengharapkan Siemens mengeluarkan ponsel yang mudah digunakan dengan satu tangan saja hehe. Tapi kalau diamati gambar SX2 boleh juga apalagi kalau black edition.

Siemens SX2 Runster - Concept Device

Di sisi lain Siemens sempat memamerkan concept device mereka di ajang Cebit. Cebit sendiri merupakan ajang pameran teknologi komunikasi dan informasi tingkat internasional. Karena masih berbentuk konsep, belum prototype maka Siemens belum memberikan nama khusus untuk ponsel ini.





Tapi melihat dari tampilan yang seperti Siemens SX1, diduga ponsel ini juga menggunakan sistem operasi Symbian seperti yang digunakan oleh Siemen SX1. Dengan demikian, diduga ponsel ini adalah kelanjutan Siemens SX1 alias Siemens SX2. Apalagi sepintas bentuknya (apalagi bentuk belakang) memang mirip Siemens SX1.



Namun beberapa pihak menolak asumsi ini dan menganggap ponsel ini ialah Siemens Runster. Nama salah satu menu yang ada di ponsel ini.



Sayangnya pihak Siemens tidak memberikan konfirmasi dan juga melanjutkan proyek ponsel ini. Ponsel ini masih sebatas concept device. Baru sebatas konsep namun telah berbentuk nyata, belum menjadi prototipe.

Informasi lain seputar Siemens SX2 - Runster dapat di simak di sini, sini, sini, atau sini. Diskusinya juga dapat di simak di sini atau di sini

Silakan pilih.

Bagaimana Mempromosikan Situs/Blog

Salah satu cara untuk menarik banyak pengunjung tentu saja dengan mempromosikannya. Promosi ini bisa melalui pendekatan personal (dari mulut ke mulut, atau melalui email namun yang bersifat personal) atau cara yang umum. Pasang link di suatu tempat dan biarkan orang lain mengetahuinya. Selain promosi melalui direktori atau search engine, berikut beberapa cara promosi situs:

Sebagai Signature

Bila kamu bergabung dengan milis atau forum diskusi dan aktif di sana, pasang saja situs kamu sebagai signature sehingga orang bisa melihat situs kamu. Cara ini tentu lebih baik dibandingkan langsung posting situs kamu ke forum atau milis yang bersangkutan. Kalau salah ruang bisa-bisa kenggotaanmu di ban alias di tendang.

Social Bookmarks

Apa sih social bookmarks itu? Social Bookmark merupakan bookmark (situs yang dikoleksi) dan dapat dibagikan kepada anggota yang lain atau secara umum. Jadi ketika kamu menyimpan sebuah situs, alamat situs itu juga bisa kamu tandai public. Artinya orang lain juga bisa melihat situs tersebut.

Enaknya beberapa Social Bookmark menyediakan fasilitas bookmarklet yang akan mempermudah kamu menyimpan sebuah situs. Fasilitas ini cukup kamu drag pada bookmark browser. Untuk menggunakannya cukup klik bookmark tersebut.

Beberapa Social Bookmarks antara lain:
* Furl
* del.icio.us
* digg
* Stumble Upon

Buat artikel dan kasih link

Misalnya kamu menjawab postingan di sebuah forum diskusi, dan jawaban tersebut ada hubungannya dengan salah satu atau seluruh bagian situsmu, kenapa tidak di link saja ke situsmu. Yang di link tidak harus semua, atau menambahkan kata untuk lengkapnya klik di sini. Tetapi bisa dengan me-link kata tertentu yang berhubungan dengan situs kamu.

Contohnya:
Bagiku Siemens emang merupakan ponsel favoritku sejak jama doeloe


Komentar di Blog

Cari aja blog yang memiliki postingan sesuai dengan tema situs atau blog kamu terus posting komentar kamu. Selain harus memasukkan nama dan email, biasanya kalau posting komentar ada kolom alamat situs, nah itu kan bisa dipakai untuk promosi blog. Atau sekalian aja alamat situs dimasukkan di bagian komentar.

Bila kamu peduli dengan ranking di Google maka carilah komentar yang fasilitas linknya tidak memiliki nofollow. Contohnya

<a href="http://hardhono.blogspot.com rel="nofollow">Hardhono</a>


Tanda nofollow tersebut mengakibatkan link situs kamu tidak akan diindex (diperhitungkan) oleh Google. Padahal rangking suatu situs di Google antara lain ditentukan oleh banyaknya web yang ngelink ke situs kita. Tapi kalau kamu tidak peduli dengan hal itu, yang penting banyak pengunjung ya abaikan saja hal tersebut.

Selamat mencoba!

Wednesday, December 19, 2007

Adsense pada Blogger vs Wordpress

Blogger memang memberikan kemudian bagi pada penggunanya untuk menaruh kode adsense di blog mereka. Namun demikian peletakan kode tersebut tidak bisa sembarangan. Hanya bisa di samping, diatas, atau di bawah. Hal ini tentu saja berbeda dengan wordpress di mana kamu bisa menaruh kode adsense di mana saja kamu suka.

Lho kalau begitu enak wordpres donk. Upss tunggu dulu, pada dasarnya wordpress memang tidak memberikan fasilitas bagi user untuk menaruh kode adsense. Bila kamu memaksanya dengan memasukkan kode adsense saat posting hasilnya.... kode tersebut hilang. Oleh karena itu harus digunakan fasilitas tambahan atau pluggin, antara lain

* Adsense Inline
* Adsense Deluxe
* Adsense Manager
Adsense Injection

Jadi kalau menggunakan wordpress untuk pasang adsense harus pasang pluggin dulu. Bagi yang suka otak-atik sih gak masalah tapi bagi yang gak suka kan repot hehe. Sedangkan dengan blogger tidak perlu memasang plugin.

Pakai template baru bisa, pakai template lama juga bisa. Paling enak memakai template yang baru. Cukup klik Add Page Element > Adsense > Pilih jenis Ads yang disukai lalu atur warnanya > Save Changes

Untuk menempatkan pada area yang dikendaki tinggal drag page element tersebut. Setelah selesai klik Save.

Kalau aku menggunakan blogger bukan berarti tidak suka repot lho namun karena aku memang Google Mania hehe

Tuesday, December 18, 2007

Krusader, Total Commander untuk Linux

Bagi yang sering menggunakan Total Commander, pasti agak gimana gitu saat menggunakan Windows Explorer. Demikian juga saat aku menggunakan Linux yang aplikasi file managernya lebih mirip Windows Explorer. Sebenarnya gak ada masalah mengunakan file managernya Linux semuanya masih tetap bisa dikendalikan. Tetapi kok terasa kurang praktis ya.

Akhirnya coba cari aplikasi Total Commander ntuk Linux dan ketemu Krusader yang direkomendasikan oleh Total Commander sebagai file manager untuk Linux. Total Commander sendiri memang tidak membuat versi untuk Linux.

Instalasi Krusader

Proses instalasi Krusader cukup mudah cukup dengan mengetik perintah tertentu melalui terminal. Hal ini disebabkan Krusader telah menjadi bagian paket dari distribusi Linux. Bila menggunakan Linux Ubuntu atau Mepis cukup ketik pada terminal

# apt-get install krusader


Setelah itu proses instalasi akan berjalan. Selesai proses instalasi, untuk menjalankan krusader, masih pada terminal ketik

$ krusader


Atau bisa juga dengan menekan Alt + F2 lalu masukkan perintah tersebut. Untuk pertama kali krusader akan meminta penyetelan konfigurasi Krusader. Hal ini sama seperti Total Commander ketika pertama kali diinstall.

Di komputer yang aku pakai shorcut Krusader ada di Application > Accessories > Krusader.

Tampilannya



Secara umum tampilan dan fasilitasnya hampir menyerupai Total Commander. Selain membagi jendela menjadi dua tampilan, bisa juga membuka banyak tab. Uniknya saat memindah file selalu ditanyakan apakah akan copy, move, link, atau cancel. Lumayanlah tidak perlu klik shift lalu drag bila ingin memindah file seperti yang dilakukan dengan Total Commander.

Multi multi rename juga disediakan namun untuk dapat menggunakannya harus menginstall terlebih dulu program krename. Sedangkan fasilitas searchnya hampir sama dengan Total Commander, juga menyediakan search text dalam suatu file.

Salah satu fasilitas yang menurutku lumayan menarik ialah edit in root mode atau start Krusader in root mode. Kemungkinan dengan fasilitas ini kita bisa langsung mengedit file yang memang hanya boleh diedit oleh root/su. Sayangnya fasilitas ini belum berhasil kucoba soalnya password yang aku masukkan selalu ditolak. Padahal kalau menggunakan putty atau terminal bisa hehe.

OK Selamat mencoba aja!

Thursday, December 13, 2007

Google Webmaster Tool dan Google Search

Rabu, 12 Desember 2007 kemarin aku membuat sebuah blog baru. Berhubung bahan sudah ada langsung saja blog tersebut aku penuhi dengan bahan-bahan tersebut. Ritual berikutnya yang menjadi kebiasaanku ialah menambahkan blog tersebut ke Google Webmaster Tool. Setelah itu didaftarkan (di submit) ke Google itu sendiri agar muncul saat dicari melalui Google.

Pengalamanku yang sudah-sudah menunjukkan submit ke Google itu gak mudah. Kadang nunggu seminggu kadang berminggu-minggu. Nah, hari ini (Kamis, 13 Desember 2007) iseng-iseng aku cari blog tersebut di Google. Eh.... ketemu. Aku sampai heran plus girang banget. Hanya dalam waktu sehari blogku telah keindex oleh Google.

Supaya situs bisa cepat terindex oleh Google

Dugaanku supaya situs bisa cepat terindex oleh Google ialah:
1. Submit situs ke Google
2. Submit situs ke Google Webmaster Tool

Untuk memasukkan ke Google Webmaster Tool memang tidak hanya memasukkan begitu saja. Kita juga perlu verifikasi untuk menunjukkan kita pemilik/pengelola situs tersebut. Bagian ini dapat kamu temukan setelah memasukkan sebuah situs.

Google Webmaster Tool menyediakan dua cara verifikasi.
1. Upload file dengan nama tertentu
2. Pasang meta

Gunakan salah satu dari dua pilihan tersebut, sesuaikan dengan situs yang kamu kelola. Bila kamu mempunyai akses ke hosting situs, bisa menggunakan metode upload file. Namun, bila hanya dapat mengedit template (seperti blogspot atau wordpress), gunakan saja metode pasang meta.

Setelah selesai, klik tombol Verify.

Fasilitas yang saya senangi dari Google Webmaster Tool ialah kemampuan menyajikan informasi pencarian mengenai situs yang saya masukkan dari Google. Seperti peringkat untuk pencarian kata ini, di klik dari pencarian kata itu, dll

Selamat mencoba bila ingin mengikuti :)

Monday, December 10, 2007

My Indonesia: Situs Kebudayaan Indonesia

Ternyata pemerintah Indonesia memiliki situs resmi mengenai budaya Indonesia. Awalnya aku melihat situs ini biasa saja, kesannya crowded alias sumpek. Maklum pada dasarnya aku memang gak suka situs-situs yang sesak kayak gitu. Tapi setelah menelusuri beberapa menunya, bagus juga ini situs.

Selain dilengkapi dengan fasilitas multilingual, terdapat juga gambar maupun video mengenai Indonesia. Informasi tempat wisata yang menarik juga diinformasikan dengan cukup lengkap. Begitu juga biaya perjalanan, aktifitas yang bisa dilakukan, dan informasi yang diperlukan oleh turis yang ingin berkunjung di Indonesia, hampir sebagian besar tersedia di sini.

Sayangnya untuk bagian peta hanya menunjukkan Indonesia dengan beberapa kota saja. Saat kota tersebut di klik eh gak muncul apa-apa. Sebaiknya sih kalau untuk urusan peta bekerja sama dengan Google, mereka kan punya peta yang lengkap tuh. Kekurangan lainnya, bagiku yaitu tidak adanya forum diskusi, padahal, masih menurutku, keberadaannya sangat bagus untuk tukar informasi antara orang Indonesia dengan orang asing yang pengen ke Indonesia

Hal-hal lainnya langsung aja deh cari di situsnya

Oh ya alamatnya ini www.my-indonesia.info/

Monday, December 03, 2007

Bumi Makin Panas

"Ah tiap hari kok semakin panas, gak musim panas gak musim penghujan, selalu saja panas kalau angin bertiup malah membawa penyakit." Keluhan tersebut sering kali kudengar dari beberapa rekanku.

Cuaca saat ini memang sangat berbeda dengan cuaca di zamannya Soeharto masih berkuasa dulu. Kalau dulu datangnya musim kemarau dan penghujan masih dapat diperkirakan pada bulan berapa sampai berapa, sekarang tidak lagi. Di bulan Mei yang seharusnya sudah masuk musim kemarau eh tiba-tiba turun hujan deras. Hujanpun tidak hanya membuat bumi basah, tetapi juga banjir dan tidak jarang disertai angin ribut. Jika dulu selama musim panas maka udara akan terasa panas namun sekarang bisa saja tiba-tiba mendung. Suasana gerah sebelum hujan tiba kali ini hampir menyamai gerahnya saat musim kemarau. Bertiupnya angin justru tidak membawa kesegaran namun penyakit. Duh.... bagaimana nasih bumi tercinta ini.

Kekacauan cuaca ini memang sudah diprediksikan sebagai akibat ulah manusia yang tidak mau menjaga lingkungannya. Penggunaan bahan bakar secara berlebihan (minyak bumi, batubara, dan gas) dan alat pendingin secara berlebihan dan pembuangan limbah organik tanpa diolah agar ramah dengan lingkungan merupakan contoh perbuatan manusia yang menyebabkan semakin naiknya gas rumah kaca. Hal ini diperparah dengan pembakaran hutan baik sengaja maupun tidak. Produksi O2 semakin menipis karena jumlah pohon semakin menipis, padahal jumlah CO2, zat yang tidak diperlukan tubuh semakin banyak.

Inilah yang orang sering kali menyebutnya sebagai Pemanasan Global atau Global Warming. Dampak dari Global Warming sendiri sebenarnya tidak hanya melulu masalah cuaca yang tidak menentu dan udara yang semakin panas, tetapi juga menyangkut kemampuan bumi menyediakan pangan, kesehatan manusia yang semakin memburuk, dan air permukaan laut yang semakin bertambah tinggi karena pencairan es di kutub utara dan selatan.

Untuk mengatasi hal itu pemerintah telah merencanakan beberapa kebijakan. Salah satunya ialah Gerakan Tanam dan Pelihara 10 Juta Pohon yang dimulai sejak tanggal 1 Desember 2007 kemarin. Beberapa pemda (Pemerintah Daerah) juga telah mencanangkan penghijaun kembali untuk kotanya. Pemda Solo mencanangkan tahun 2008 Solo menjadi kota bunga, sedangkan Pemda Bali menggalakkan juga menggalakkan penghijauan untuk daerahnya. Beberapa spanduk yang menekankan pentingnya kesadaran memelihara lingkungan bertebaran di beberapa tempat.

Selain itu PBB sebagai badan persatuan antar negara menyelenggarakan juga Konferensi Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali pada tanggal 2-14 Desember 2007. Konferensi yang diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta dari berbagai negara ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan penting yang dapat manusia lakukan untuk mencegah Global Warming.

Sebagai warga negara yang baik kita juga bisa ikut berpartisipasi. Selain menanam pohon dan tanaman, memelihara kebersihan lingkungan dan udara juga sangat penting. Prakteknya seperti jangan membuang sampah sembarangan sekalipun hanya bungkus permen karet, berjalan kaki atau bersepeda bila tempat tujuan dekat, dan jangan merokok di tempat umum atau terbuka.

Mari kita selamatkan bumi kita

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. (Kejadian 1:28)

Thursday, November 29, 2007

Membaca Koran Tempo tanpa perlu login

Suatu saat aku iseng mampir ke situs Koran Tempo. Saat sebuah berita di klik, muncul halaman yang menyajikan berita tersebut, namun beberapa saat kemudian halaman berganti menjadi halaman login dan pemberitahuan kalau mau langganan bayar 10.000 untuk masa 7 hari. Walah mahal amat nih.

Tak kurang akal, kubuka lagi lagi halaman tersebut lalu klik tombol stop pada browser dan berhasil, halaman berita masih dapat terbaca tanpa lari ke halaman login.

Dugaanku cara mereka memproteksi halaman tersebut ialah menggunakan fasilitas javascript. Cara ini tentu saja memiliki kelemahan yaitu bila fasilitas javascript di browser tidak diaktifkan maka halaman tidak jadi diproteksi. Dengan kata lain orang dapat dengan mudah membacanya.

Untuk membuktikan hipotesaku, kucoba mematikan fungsi Javascript di browser Firefox yang kugunakan. Dan benar, isi koran tempo dan kubaca tanpa harus login. Hemar 10.000 euy! hehehe.

Sebagai informasi untuk menonaktifkan Javascript ialah

Browser Firefox
Tools > Option > Content > Hilangkan centang pada Enable Javascript > OK

Browser Opera
Tools > Preferences > Advanced > Content > Hilangkan centang pada Enable Javascript > OK

Browser Internet Explorer
Tools > Internet Options > Security > Custom Level > Disable bagian Active Scripting, Scripting > OK > OK

Catatan:
Postingan ini hanya untuk menunjukkan kelemahan sistem proteksi yang digunakan oleh Koran Tempo.

Disable Access Folder dengan .htaccess

Biasanya hosting akan membiarkan orang dapat mengakses folder melalui browser sekalipun folder tersebut tidak ada file index nya. Dengan demikian orang dapat langsung melihat isi folder tersebut. Untuk mengatasi hal ini kita bisa menaruh file index di folder tersebut. Namun cara ini tidak terlalu efektif bila kita menghadapi banyak folder yang tidak memiliki file index. Kecuali bila kamu mau bersabar memasukkan file index ke setiap folder.

Cara lain yang lebih ringkas (menurut saya) ialah dengan menggunakan file .htaccess Keuntungannga hanya cukup menulis satu file saja, semua folder akan diproteksi. Kelemahannya tidak semua hosting mengijinkan file ini.


Caranya

Buat file dengan nama .htaccess lalu isikan

Options All -Indexes


Perintah ini akan membuat orang tidak bisa mengeksekusi folder yang tidak ada indexnya, kecuali menyertakan nama file tertentu. Bila ingin membiarkan semua orang dapat mengeksekusi folder tersebut pakai perintah

Options All +Indexes


Bila akses ke folder di disable maka saat folder diakses melalui browser akan menghasilkan peringatan bahwa folder tersebut tidak boleh diakses. Peringatan ini masuk dalam kategori error 403. Bila kamu ingin menganti isi peringatan tersebut dengan halaman lain cukup tambahkan perintah di bawah ini

ErrorDocument 403 /forbid.html


Perintah tersebut akan mengarahkan file ke forbid.html atau file lain yang dapat kamu tentukan sendiri jika menemukan error 403.

Isi file .htaccess selengkapnya ialah


ErrorDocument 403 /forbid.html
Options All -Indexes


Setelah selesai upload file .htaccess dan forbid.html ke hosting kamu.

Selamat mencoba!

Wednesday, November 28, 2007

Menghadapi Polisi Menuju Solo

Selasa, 27 November 2007, memang bukan jadwal rutin kami pulang Solo. Namun, setelah mendengar kota Solo dilanda angin ribut, akhirnya kami putuskan untuk pulang. Takut di rumah ada apa-apa. Apalagi istriku mengkhabarkan kalau tiang T untuk aliran kabel listrik di atas rumah jatuh, dan listrik mati. Wah, gak kebayang bagaimana menderitanya istri dan ibu yang tinggal serumah.

Sampai ke perempatan Pasar Sapi Salatiga kami berhenti karena lampu merah dan mulai bergerak saat lampu hijau. Tapi petaka terjadi saat kamu berhenti di pertigaan ABC, seorang polisi mendekati kami dan meminta kami berhenti, alasannya karena kamu melanggar lampu merah. Aku heran, salah apa kok sampai kamu disuruh berhenti.

Setelah berhenti, dia melakukan rutinitas kepolisian, hormat, meminta SIM dan STNK. Sebelum dia berkata lebih banyak; juga didorong rasa penasaran, aku tanyakan ke dia kesalahan kami.

"Di mana kami melakukan kesalahan, Pak?"
"Tadi di Pasar Sapi, Lampu merah Anda malah terus."
"Lho, tadi kami terus karena lampu sudah hijau."
"Anda jangan macam-macam saya tahu detikan (penunjuk waktu di perempatan -red) tadi belum menunjukkan kalau lampu sudah hijau."
"Tapi kami melihat lampu sudah hijau, makanya kami jalan"
"Kamu buta ya?! Lampu merah dibilang hijau!"
"Lho kok Anda marah?!"
"Siapa yang marah?!"
"Nada suara Anda sudah menunjukkan kalau Anda marah?"
"Nada kayak gini dibilang marah!"
"Lho, kenyataannya!"
"Terus mau kamu apa?!"
"Ya kita selesaikan baik-baik!"
"OK, ayo kita selesaikan"

Kami menepi dan sebelum aku kembali bertanya dia keburuan nyolot, "Kamu cuma bonceng, saya gak ada urusan dengan kamu!" Dia pun beralih kepada Novi dan masuk gardu polisi. Di situ Novi menjelaskan kalau dia dalam posisi berhenti terus jalan, jadi tidak mungkin ada niat melanggar lampu merah, lagi pula lampu juga sudah menyala hijau. Logikanya kalau melanggar lampu merah, dia tentu langsung jalan dan tidak berhenti dulu. Tapi polisi tersebut tidak bisa memainkan logika, dia tetap 'ngeyel' pada kebenarannya dan menganggap kami salah.

Aku hampir aja berkomentar jika Novi tidak segera bilang, "Ya, sudah Pak, saat ini kami buru-buru pulang ke Solo, jadi tilang aja," dengan gayanya yang kalem. Polisi tersebut gaya bicaranya agak sedikit melunak dan terkesan sekali membanggakan apa yang dia lakukan.

"Kalau saya, ada orang macam-macam langsung saya libas."
"Saya itu lebih senior dari kalian, walau mukanya kelihatan lebih tua kalian."
"Ini nama saya, ini pangkat saya, yang meletakkan ini ialah jendral," sambil menepuk pistolnya.

Melihat polisi tersebut tidak segera menilang, Novi terus minta agar dia ditilang, apalagi waktu itu dihadapannya sudah ada surat tilang.

"Maaf Pak, saya harus segera pulang ke Solo karena di Solo ada angin besar, saya kuatir dengan keluarga saya, jadi langsung tilang saja." Polisi tersebut mengangguk-angguk tapi tetap aja nyrocos ngalor-ngidul.

Karena hilang kesabaran aku bilang ke dia, Maaf Pak, sebaiknya langsung tilang saja, soalnya kami terburu-buru."
Eh, dia malah marah-marah, "Ditilang atau tidak itu wewenang saya, bukan keputusan Anda, saya yang berhak menentukan Anda ditilang atau tidak!"

Wah emosian bener ini orang. Kalau saja kami tidak terburu-buru pulang udah kulawan tuh kata-katanya.

Dia masih tetap bicara dengan dalih menasehati walau Novi juga sudah berulangkali bilang kalau kami terburu-buru pulang, kuatir keluarga kami kenapa-kenapa. Akhirnya setelah menunggu beberapa menit, dia menyudahi khotbahnya, memberikan SIM, STNK, tanpa memberikan surat tilang. Aneh, terus apa tujuan dia menghentikan kami.

Tanpa pikir panjang akhirnya kami pulang ke Solo, berharap keluarga tidak apa-apa.

Berpikir nakalnya, polisi tersebut sebenarnya ingin menunggu kami mengajak damai tapi ternyata gagal karena kami tetap minta ditilang. Berpikir bersihnya.... wah ini kayaknya sulit dicari hehe.

Kejadian tersebut memberikan beberapa pelajaran berharga pada kami bila ditilang polisi dalam posisi tidak bersalah.

1. Berani berargumentasi melawan polisi karena kita berada di posisi yang benar. Memang sih awalnya polisi akan ngotot kalau dia benar sambil bentak-bentak segala, tapi kalau kita bisa sabar dan memberikan argumentasi yang tepat aku pikir dia bisa saja mundur. Kalau di sampai melakukan kontak fisik (misalnya memegang lengan) tanyalah apakah dia mau menganiaya kita dan tatap lengan kita serta matanya.
2. Tahu peraturan lalu lintas akan lebih baik. Ini dapat kita jadikan argumentasi bila kita di posisi yang benar. Dan jangan lupa minta peraturan nomor berapa yang kita langgar. Aku yakin gak semua polisi hapal hehe.
3. Jangan ragu mengajak dia ke kantor polisi kalau dia berkata peraturannya ada di kantor atau apalah yang menyatakan dia tidak membawa. Polisi yang nakal jarang ada yang berani melakukannya.
4. Jika bawa ponsel yang bisa untuk motret atau rekam, keluarin aja dan rekam pembicaraannya. Bila perlu potret aja polisi tersebut. Ini akan membuat dia agak keder.
5. Jangan ngaku-aku anaknya pejabat atau kenal dengan pejabat, sekalipun demikian faktanya. Beranilah menghadapi situasi tanpa melibatkan orang lain.

Dan yang terpenting, berhati-hatilah di jalan raya!

Friday, November 23, 2007

Update Firmware (Winswup) Siemens SX1

Catatan:
Walaupun proses update ini telah sukses saya coba, namun saya tidak bertanggung jawab bila ada resiko kerusakan setelah melakukan proses di bawah ini. Resiko ditanggung sendiri!!

Secara garis besar proses update firmware Siemens SX1 sebenarnya sama dengan update firmware ponsel Siemens lainnya. Yang membedakan hanyalah kabel data yang digunakan ialah kabel bawaan SX1 (DCA-540) yang disertakan dalam paket pembelian. Kabel data ini menggunakan port usb pada komputer dan harus menginstal driver terlebih dahulu.

Pengetahuan update firmware ini nantinya juga akan berguna untuk patching pada SX1. Berbeda dengan patch pada ponsel Siemens lainnya yang bisa langsung diterapkan pada ponsel. Patch pada ponsel Siemens SX1 prosesnya diterapkan dulu pada firmware baru kemudian firmware yang telah dimodif tersebut diupdate ke Siemens SX1.

Sebelum mengupdate cek dulu versi firmware Siemens SX1mu terlebih dahulu dengan menekan *#06# lalu itu klik info. Versi firmware ialah nomor SVN (Contoh SVN: 15 maka firmwarenya versi 15, versi terakhir).

Perlengkapan

1. Ponsel Siemens SX1 dalam kondisi baterai full
2. Kabel data DCA-540
3. Firmware dan driver untuk kabel data
Cari di: http://eh.student.utwente.nl/~landy/
Username: mobile
Password: elibom
Masuk ke bagian SX1_SX1C, untuk driver download file SWUP_USB-driver_SX1.zip. Sedangkan untuk Winsup masuk ke folder WinSWUP. Lalu download Firmware yang ingin dipakai. Kompisisi nama menunjukkan edisi, bahasa, versi, sub versi. Sebagai contoh: SX1_International-uk-de-it_15_0001_service.zip menunjukkan edisi internasional, dengan bahasa Inggris, Jerman, dan Italia, versinya 15 dengan sub versi 00001.
4. Komputer dengan sistem Windows 95 keatas.
5. Doa jangan lupa :)

Langkah Memulai

1. Ekstrak terlebih dahulu file SWUP_USB-driver_SX1.zip. File ini digunakan sebagai driver bagi kabel data DCA 540.
1. Matikan ponsel Siemens SX1.
2. Sambungkan kabel data dengan komputer dan ponsel Siemens SX1.
3. Hidupkan SX1 dalam update software mode. (Tekan joystick lalu tekan power on)
4. Jika ini update untuk pertama kali di komputer tersebut maka Windows akan meminta driver. Arahkan instalasi driver ke tempat dimana kamu mengekstrak file SWUP_USB-driver_SX1.zip tadi.
5. Setelah proses install driver selesai jalankan Winswup dan cek semua pilihan di bagian Combination-File Content dan cek pada box Skip di bagian Pre-Check dan Post-Check



6. Pilih pada Serial Config lalu pilih USB Only pada Switch USB-Serial



7. Pastikan SX1 masih menampilkan mode update software dan tidak mati. Jika mati hidupkan kembali ke update software mode
8. Kembali ke Winswup lalu tekan START atau START and CLOSE kemudian klik OK pada peringatan selanjutnya.
9. Tunggu sampai proses selesai. Usahakan proses update tidak berhenti ditengah jalan entah itu karena mati lampu, restart atau kabel sengaja dicabut hehe

Setelah selesai, silakan cabut kabel data, nyalakan ponsel lalu cek firmware dan rasakan perbedaannya. :)

Selamat mencoba :)

Thursday, November 22, 2007

Update Firmware Siemens M55 Menggunakan Winswup

* Catatan:
1. Walaupun proses update ini telah sukses saya coba, namun saya tidak bertanggung jawab bila ada resiko kerusakan setelah melakukan proses di bawah ini. Resiko ditanggung sendiri!!
2. Cara ini berlaku umum untuk sebagian besar ponsel Siemens lainnya

Salah satu kehebatan ponsel Siemens ialah kemampuan mengupdate firmware oleh penggunanya secara langsung baik yang resmi maupun tidak. Dengan mengupdate firmware ponsel maka kita bisa mendapatkan software yang seharusnya lebih stabil alias lebih baik dibanding software sebelumnya. Bisa juga kita mendapatkan menu baru dari firmware baru tersebut.

Nah, Siemens M55 pun firmwarenya juga bisa kamu update sendiri. Caranya cukup mudah kok yang penting baca tutorial ini baik-baik. Sebelum mengupdate cek dulu versi firmware Siemens M55 mu. Caranya ketik *#06# lalu klik info. Nah di situ akan terlihat informasi SW-Version. Kalau tertulis SW-Version: 91 maka Siemens M55 mu tidak perlu di-update karena ini adalah firmware versi terakhir. Tentu saja tidak ada yang lebih bagus lagi dibandingkan versi tersebut hehe.

Firmware yang digunakan versi Winswup; firmware update yang digunakan oleh internal Siemens dengan tampilan yang masih manual dan memerlukan pengetahuan khusus dalam menggunaannya. Berbeda dengan firmware resmi yang bila sudah diupgrade versinya tidak dapat diturunkan lagi, dengan winsup kita dapat menurunkan versi, selama ponsel masih support

Perlengkapan Untuk Mulai

1. Siemens M55 dalam kondisi baterai full
2. Kabel data DCA 510
Kalau beli bilang ke penjualnya kabel flasher untuk Siemens M55, pilih yang model Com
3. Firmware yang ingin di-update-kan
Cari di: http://eh.student.utwente.nl/~landy/
Username: mobile
Password: elibom
Terus masuk bagian M55 dan download firmware yang diinginkan. Untuk mengetahui versi firmware perhatikan 2 digit kode di depan sedangkan digit selanjutnya merupakan kode bahasa. Sedangkan 4 digit selanjutnya menunjukkan bahasa yang digunakan. Misalnya: M55_910707.zip menunjulkan Firmware M55 SW Version: 91 dan menyediakan bahasa Indonesia

4. Komputer dengan sistem Windows 95 keatas.
5. Doa jangan lupa :)

Langkah Memulai

1. Sambungkan kabel data dengan komputer dan ponsel Siemens M55.
2. Jalankan Winswup.
3. Klik menu Serial Config, tentukan Baudnya 115200, terus pilih COM nya. Untuk mengetahui COM yang kosong klik Check Avail. Setelah itu klik OK.
4. Klik start pada Winswup.
5. Ponsel otomatis akan mati sendiri setelah itu Winswup akan menampilkan proses update ponsel. Tunggu sampai selesai. Usahakan proses update tidak berhenti ditengah jalan entah itu karena mati lampu, restart atau kabel sengaja dicabut hehe



Jika karena lain dan satu hal ponsel tidak dapat dinyalakan atau memang ingin update ponsel dengan kondisi ponsel mati maka untuk update firmware cek Skip pada Pre-Check dan Post-Check (klik OK jika muncul warning) di Winswup. Dan matikan ponsel sebelum diupdate.



Setelah selesai, silakan cabut kabel data dari ponsel lalu cek firmware dan rasakan perbedaannya. :)

Selamat mencoba :)

Monday, November 19, 2007

Bila Esok Tidak Ada

"[Milis PMK Fisip] Mantan Pengurus Exodus Meninggal". Judul email tersebut karuan mengagetkanku dan membuatku bertanya-tanya siapa yang meninggal? Semua yang pernah menjadi pengurus majalah terbitan Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) FISIP Universitas Sebelas Maret tersebut usianya belumlah dapat dikatakan tua, mereka masih muda. Tanpa menunggu lebih lama segera kubuka email tersebut; Windi Kimiliasari, mahasiswi angkatan 2000 telah meninggal dunia. Ia meninggal karena di duga menderita sindroma Lupus, sebuah penyakit langka yang sampai saat ini belum ada obatnya.

Walaupun aku tidak terlalu dekat dengan Windi, namun aku tahu ia merupakan gadis ramah yang enak untuk diajak ngobrol. Terakhir aku kontak dengan dia kira-kira 2 tahun lalu saat awal-awal aku bekerja di Salatiga. Saat itu aku pikir dia punya keluarga di Salatiga tapi ternyata di Boyolali.

Windi merupakan salah seorang temanku di PMK FISIP UNS yang kutahu telah pergi mendahului teman-temannya. Kurang dari satu tahun yang lalu anggota PMK FISIP UNS yang lain, Yohanes PU (Sosiologi '99) juga telah dipanggil menghadap hadirat Bapa di Sorga. Ia meninggal karena gangguan pernafasan yang ia alami sebelum berangkat bekerja.

Kejadian tersebut tentu saja membuatku sedih dan kadang protes kenapa Tuhan tega memanggilnya? Bukankah dia masih muda dan memiliki masa depan cerah? Dengan cepat sebagian dariku langsung mengajukan berbagai pernyataan yang intinya percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah. Dan aku yakini itu.

Selain jawaban 'beriman' tersebut aku juga diingatkan untuk menghargai (mengasihi) sesama dan tentu saja diriku sendiri setiap harinya. Dalam menabur benih kasih itulah aku dihadapkan pada pernyataan "bagaimana jika hari ini adalah hari terakhir?" Bila kita tahu kapan seseorang akan meninggal tentu kita tidak ingin menyakitnya. Bila kita tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini tentu kita juga akan mengerjakan yang paling baik di dunia ini.

Namun, sayangnya kita tidak akan pernah tahu kapan waktunya. Semuanya adalah rahasia Ilahi. Bisa saja nanti kalau sudah tua, satu tahun lagi, atau bahkan hari ini merupakan hari terakhir bertemu dengan orang tersebut. Selagi masih ada waktu lebih baik menaburkan kasih kepada sesama daripada menebarkan benih permusuhan. Sebab kita tidak akan pernah tahu esok seperti apa.

"Bagaimana Jika Hari Ini Adalah Hari Terakhir"

Friday, November 09, 2007

Sungai yang Mengering

Sudah menjadi kebiasaan kalau pulang ke Sukoharjo (ke rumah istriku), kami pasti melewati sebuah sungai. Letaknya dekat waduk Mulur Sukoharjo. Walaupun alirannya tenang namun sungai ini cukup mematikan. Konon sudah ada beberapa nyawa yang diminta oleh sungai ini. Namun bukan itu sih yang ingin aku tulis di sini.

Suatu hari aku dibuat terkejut saat melewati sungai tersebut. Bukan karena ada yang meninggal di sungai itu (sekali lagi bukan itu yang ingin kutulis) melainkan air yang di sungai tersebut sudah tidak ada lain. Dengan kata lain sungai tersebut sudah kering.

Karena penasaran kutanyakan pada istriku apa penyebabnya. Dugaanku sih masa kemarau yang cukup lamalah yang mengakibatkan sungai ini menjadi kering. Namun ia memiliki pendapat lain, ia menduga pihak kabupaten Wonigiri sengaja menutup air yang mengalir ke sungai ini. Sudah menjadi rahasia umum bila keberadaan sungai ini lebih menguntungkan para petani di kabupaten Sukoharjo daripada kabupaten Wonogiri. Padahal asal sungai ini dari Waduk Gajahmungkur, Wonogiri.

Keringnya sungai ini juga terjadi pada beberapa sungai di daerah Boyolali. Sungai yang dulu masih memiliki aliran air di kala musim penghujan, saat musim kemarau kembali kering kerontang. Inilah yang kemudian menjadi dilema bagi manusia. Saat musim kemarau sungai kering, saat musim penghujan sungai meluap. Susah memang!

Tapi itu masih dapat ditolerir kalau hal itu sudah menjadi kebiasaan alam. Bagaimana kalau karena ulah manusia? Manusia seenaknya saja membuang sampah di sungai yang menyebabkan aliran sungai di beberapa wilayah terhenti. Akibatnya saat musim penghujan banjirpun tiba.

Aku sempat nyeletuk saat terjadi banjir di daerah Sumber, Solo, "Lha penduduknya saja suka buang sampai di sungai, pantas aja kalau sekarang banjir."

Sekarang semuanya kembali ke diri kita masing-masing. Mari kita jaga sungai kita atau mari kita rusak sungai kita!

Thursday, November 08, 2007

Banjir Ponsel Murah dari Cina

Berbagai produsen ponsel dari Asia Timur rasanya terus menyerbu Indonesia. Setelah Samsung, Sony Ericsson, LG, kini giliran berbagai ponsel dari negeri Cina masuk ke Indonesia. Memang sih tidak hanya satu merk saja melainkan beberapa merk sekaligus. Sebut saja ZTE, D-One, K-Touch. Khusus untuk yang terakhir di Cina memiliki nama asli Tianyu. Ada juga yang barangnya masuk Indonesia memakai brand Indonesia (Hi-Tech).

Selain design yang umumnya menarik, hal lainnya yang sangat menonjol dari ponsel-ponsel ini ialah harganya yang sangat murah. Ambil contoh, K-Touch B832 yang dilengkapi dengan 3.0 Mega Pixel Camera, Webcam Mode, Macro Focus, Stereo Bluetooth, Tv-Out, Motion Sensor cuma dijual seharga 1,3 juta rupiah. Sedangkan Hitecth H38 yang dilengkapi dengan touchscreen, TV Tuner hanya dijual seharga 1,9 juta. Bandingkan dengan ponsel-ponsel lain yang memiliki fasilitas serupa atau mendekati. Tentu lebih mahal kan? Apalagi kalau Nokia, pasti jauh lebih mahal.



Tidak seimbangnya harga dan fasilitas (baca: murah) ponsel dari Cina ini menimbulkan tanda tanya besar atau bahasa kasarnya keraguan. Beberapa pihak bahkan langsung pesimis dan menganggap kualitas produk Cina pasti jelek. Bagaimana bisa menghasilkan barang bagus bila jualnya saja murah segitu.

Memang harus diakui quality control (QC) pada beberapa ponsel keluaran Cina agak buruk. Jadi jangan heran bila ponsel HiTech H38 yang Anda beli posisi layarnya terbalik atau baterai K-Touch A615 tidak dapat dicharge. Namun demikian hal tersebut tentu saja tidak berlalu untuk semua merk ponsel dari Cina. Perlu diketahui QC dari beberapa produk produsen ponsel ternamapun ada yang sangat buruk. Sebut saja Sony Ericson T100 yang konon merupakan seri ujicoba Sony Ericson.

Beberapa faktor berikut mungkin bisa menjawab kenapa ponsel dari Cina dijual dengan harga murah.

1. Mereka Pemain Baru

Konsumen tentu saja lebih percaya kepada pemain lama walau fasilitas lebih sedikit dan harganya lebih mahal dipanding produk keluaran pemain baru.. Bila pemain baru ikut menjual hpnya dengan harga yang sama mahal atau sedikit lebih murah dapat dipastikan ponselnya tidak laku. Oleh karena itu mereka perlu banting harga dan menaikkan fasilitas demi mengaet pasar.

Bila hal ini yang digunakan sebagai pedoman maka tidak akan heran di masa depan, ponsel-ponsel tersebut akan mengalami kenaikan harga

2. Harga produksi memang murah

Sudah menjadi rahasia umum kalau barang yang diproduksi di Cina memiliki harga yang lebih murah. Tidak heran bila Nokia 8800 yang berharga 6 jutaan itu, dibuat di Guandong Cina oleh Lamax Group Co. Ltd. Lalu Nokia N70, 6680, 6630 dan Motorola RAZR V3x dibuat oleh Potasen (HK) Technology Limited atau T-Link Industrial Development Company. (sumber: Kompas) Konon kabarnya ponsel-ponsel seri N Nokia masih bisa memberikan keuntungan bila dijual 3/4 dari harga yang sekarang. Kalau akhirnya ponsel tersebut dijual mahal alasannya untuk menutupi biaya produksi ponsel seri lainnya yang kurang diminati masyarakat.

3. Bahan baku yang murahan

"Murah sih, tapi sekali pakai langsung rusak ya sama aja" Komentar tersebut umum diceletukkan oleh saat tahu ada barang yang murah. Bukan tidak mungkin bahan baku yang digunakan ponsel-ponsel keluaran Cina juga murahan sehingga harga jualnya juga murah. Sampai saat ini hal tersebut memang belum terbukti, setidaknya menunggu beberapa tahun ke depan.

Yang dikuatirkan sebenarnya bukan masalah barang yang mudah rusak secara kasat mata tetapi efek yang tidak terlihat. Misalnya apakah pancaran radiasi yang dikeluarkan ponsel-ponsel dari Cina lebih besar dari ponsel yang lain? Apakah kualitas audio bisa nyaman di telinga saat didengarkan menggunakan headphone dalam waktu yang lama? Apakah pancaran sinar pada layar tidak membuat mata pedih, dan berbagai efek lainnya.

Walaupun masih menyisakan keraguan terhadap harga murah kualitas wah tersebut, harus kita akui minat terhadap beberapa ponsel Cina sangatlah tinggi. Sampai bulan Agustus 2007, penjualan HiTech H38 telah menembus angka 4000 rebu dan tentunya masih akan naik lagi. Sedangkan penjualan K-Touch B832 sendiri juga terus meningkat. Penyebabnya apalagi kalau bukan harganya yang kelewat murah dengan fasilitas yang menawan. Selain itu adanya garansi yang di berikan oleh Dian Graha Elektrika (DGE) selaku distributor kedua merk ponsel tersebut juga menjadikan kepercayaan masyarakat semakin tinggi. Perlu di ketahui sebelumnya DGE merupakan distributor ponsel Siemens sejak ponsel ini masuk pertama kali di Indonesia.



Bila Anda berminat beli ponsel dari Cina coba kerjakan dulu beberapa hal di bawah ini. Hal ini bertujuan agar tidak kecewa di kemudian hari, minimal mengurangi perasaan kecewa.

1. Cari Referensi Sebanyak-banyaknya

Jangan bertanya langsung ke penjual apalagi distributornya sebab mereka biasanya akan mengatakan hal yang baik mengenai ponsel yang telah Anda beli. Bila belum ada teman yang pernah memiliki ponsel tersebut, carilah infonya melalui internet. Sebaiknya cari review di forum diskusi atau blog. Biasanya review atau pandangan mereka lebih jujur dibandingkan review di majalah atau situs khusus ponsel.

Tanyakan kelengkapannya sedetail mungkin. Kalau Anda suka fasilitas Alarm Clock tanyakan ada fasilitas tersebut atau tidak. Kalau suka ngegame pastikan sudah support Java. Jangan lupa untuk mencari tahu kualitas kamera, video, mp3 player bila ponsel tersebut mendukung.

2. Pastikan Garansinya

Jangan mau beli kalau cuma ada garansi toko saja. Kalau tiba-tiba ponsel rusak dan toko tersebut tidak punya stok bagaimana? Pastikan yang memberikan garansi sudah memiliki nama, contohnya DGE selaku distributor ponsel Hi-Tech dan K-Touch. Minimal garansi sebaiknya 1 tahun. Jadi bila dalam 10 bulan ponsel bermasalah masih bisa dikembalikan lagi.

3. Semua Ponsel Bisa Rusak

Berpikirlah bahwa semua ponsel pasti bisa rusak. Nokia 6600 bila terus-menerus buat ngegame cepat atau lambar joysticknya pasti rusak. Begitu juga Samsung D500 bila sering jatuh LCD pasti juga rusak. Jadi jangan berpikir kalau rusak wah emang ponsel Cina mudah rusak.

4. Yakin Kalau Mau Beli

Ini yang paling penting. Kalau Anda banyak duit dan mau coba-coba ya silakan aja, gak ada yang melarang. Tapi kalau duit pas-pasan coba pikir dulu, mantab apa tidak beli ponsel ini, jadi jangan hanya mengandalkan pada murah tapi kualitas wah saja. Bila Anda merasa yakin dan mau menghadapi semua resikonya maka belilah. Bila tidak yakin jangan!

Pilihan ada pada Anda...

Thursday, October 25, 2007

Melesat!com - Share with us

Setelah berpuasa selama beberapa bulan akhirnya situs melesat.com bisa diluncurkan kembali. Namun tidak seperti yang dulu, saat ini pakai hosting gratisan. Akibatnya beberapa kali sempat down. Maklum hosting gratisan dan kayaknya juga sedang mencari identitas hahaha.

Isinyapun juga berbeda dengan yang dulu, kalau melesat yang dulu memiliki konsep sebagai Direktori Kristen Indonesia sedang melesat yang sekarang lebih mengarah ke social bookmark. Dengan demikian isinyapun tidak hanya terbatas situs utama tetapi juga bagian-bagian situs yang memuat informasi penting berkaitan dengan Kekristenan.

Situs baru ini menggunakan cms Pligg, sebuah cms baru yang fungsinya menyerupai Digg.

Hanya saja bahan-bahan yang boleh masuk situs ini hanyalah bahan yang berkaitan dengan kekristena. Untuk saat ini memang fokus ke bahasa Indonesia, tetapi konten dalam bahasa Inggrispun juga boleh dimasukkan.

Untuk lebih jelasnya langsung aja deh ke Melesat!com

Oh ya, ngomong-ngomong soal hosting, aku sedang nyari hosting baru nih, yang gak sering down dan cepat. Ada yang tertarik mo ngasih? :)

Thursday, October 18, 2007

How to Backup and Restore data SX1

Always backup your SX1 data. If you don’t want loss it when you reset your phone or update your firmware. There are two way to backup your data, using MMC or Siemens Data Suite.

1. Using MMC via your SX1

Backup
a. Go to Menu (can you do that? :) )
b. Go to Extra > Memory
c. Click Option > Backup Phone Memory > Yes
d. Backup process will show and let your SX1 backup data into MMC
e. Done

Restore

a. Go to Menu (can you do that? :) )
b. Go to Extra > Memory
c. Click Option > Restore from Card > Yes
d. Restore process will show and let your MMC restore data into SX1
e. Done

2. Using Siemens Data Suite via PC

Backup
a. Open Siemens Data Suite (SDS)
b. For first time using SDS go to Setting Menu > Backup
c. Choose your backup root directory. SDS will create folder call “Siemens Data Suite” in this root. The folder content your SX1 backup data.
d. Click Backup Now and wait until backup process finish.
e. Done

Restore
a. Open Siemens Data Suite (SDS)
b. Go to Setting Menu > Restore
c. On Available Backup choose file (date) that you want to restore then on Files to Restore choose whick file that you want to restore
d. Click Restore Now and wait until restore process finish.
e. Done

Tuesday, October 09, 2007

Nit(h)a

Kenanganku terhadap Nitha kembali hidup ketika aku mengikuti acara pelepasan peserta retreat kaum muda di gereja ke Bukit Hermon, Tawangmangu. Pemicunya ialah seorang gadis yang sedang duduk di depan pintu masuk gereja. Kuamati gadis tersebut sambil berharap bahwa dia benar Nitha adanya. Baru kali ini kulihat wajahnya, agaknya ia baru pertama kali ini ikut acara kaum muda atau bisa juga ia pindahan dari gereja lain. Entahlah.

Selang beberapa detik kemudian kupaksakan kakiku melangkah mendekati dirinya. Walaupun aku dapat berargumen bahwa aku ingin bertemu dengan teman-temanku yang kebetulan juga duduk di dekat dirinya namun tak dapat kubohongi diriku bahwa aku juga ingin duduk di dekatnya. Sebelum kesempatan itu hilang.

Aku memilih duduk di sebelah kiri teman-temanku sehingga gadis itu sekarang duduk di sebelah kiriku. Beberapa kali kuberanikan melirik wajahnya dan sialnya iapun melirikku balik yang tentu saja membuatku jadi salah tingkah.

Bagiku Nitha merupakan seorang gadis ideal yang pasti ingin dipacari oleh siapapun cowok yang pernah melihat dirinya. Dua acungan jempol pantas diberikan untuknya. Satu untuk keindahan tubuhnya yang tidak kalah dengan peragawati kelas internasional. Sedangkan jempol yang kedua diacungkan untuk inner beauty yang tidak kalah dengan kecantikan fisiknya. Sikap sederhana, penolong, ramah terhadap sesama dan tidak membeda-bedakan derajad dalam pergaulan itulah yang semakin membuatku ingin menjalin asmara dengan Nitha.

"Eh, kamu ikut berangkat Retreat sekarang, kan?!"
"Hehehe, enggak," aku hanya bisa tersenyum menolak ajakan teman-temanku, "nanti aku nyusul."

----

Di dalam bis menuju Tawangmangu aku berharap dapat berjumpa dengan gadis yang telah mengingatkan pada Nitha kemarin. Mungkin saja dia berangkat retreatnya nyusul sama seperti aku. Aku berkhayal andaikan aku dapat bersama gadis itu duduk sebangku yang khusus untuk 2 orang.

Sudah lebih dari 3 tahun aku pacaran dengan Nitha. Suatu waktu lebih dari yang cukup untuk melanjutkan hubungan kami ke jenjang pernikahan atau menentukan bagaimana kelanjutan hubungan kita.

Dan hal itulah yang pada suatu hari dipertanyakan oleh Nitha, "Kamu, ingin melanjutkan hubungan kita?"

"Tentu saja, aku justru menginginkan kita bisa menjalani hubungan ini dengan lebih serius."

"Apa gak lebih baik kita cukupkan sampai di sini saja hubungan kita?"

"Lho, memangnya kenapa?" aku kaget, hampir tidak percaya dengan ucapan Nitha barusan.

Nitha terdiam dan akupun ikut diam, menunggu dia bicara. "Bukannya aku gak cinta lagi ama kamu, tapi kenyataannya kita gak bakalan mungkin bisa cocok karena kita beda agama."

"Tapi, Nit, bukankah selama ini kita tidak pernah mempermasalahkannya? Bukankah selama lebih dari 3 tahun kita pacaran tidak ada satupun masalah yang muncul hanya karena perbedaan agama?"

"Mungkin sekarang tidak ada, tapi bagaimana nantinya? Apa kamu berani menjamin bahwa tidak akan ada masalah diantara kita karena perbedaan iman?," Nitha kembali terdiam dan akupun juga ikut diam, "bagaimana dengan pemberkatan pernikahan kita? kamu mau gak menikah denganku bukan di gereja? bagaimana dengan agama anak kita, bagaimana..."

Ya, aku memang berbeda agama dengan Nitha. Satu kenyataan yang sering menjadi penghalang cinta sepasang sejoli. Sebenaranya selama 3 tahun kami pacaran tidak ada satupun masalah yang muncul hanya karena perbedaan keyakinan. Tapi aku juga tidak dapat mengingkari hati kecilku yang kadang mengingatkanku akan kehendak-Nya dan prinsipku mula-mula untuk mencari pendamping yang seiman denganku.

Prinsip itulah yang kini menjadi kerinduan di dalam hatiku. Kerinduan untuk datang kebaktian atau persekutuan bersama kekasihku, kerinduan untuk doa bareng kekasihku maupun kerinduan sharring masalah kekristenan dengan kekasihku. Semua kerinduan yang selama lebih dari 3 tahun tidak pernah muncul dan kini entah kenapa kerinduan tersebut semakin memuncak. Oh, Tuhan, aku terlalu mencintai Nitha. Seandainya Nitha seiman denganku...

"Aku telah merenungkan hal ini... dan keputusan sudah kuambil... sebaiknya..." Nitha terdiam tidak mampu menyelesaikan kalimat yang ia ucapkan dengan terbata-bata. Ia berusaha menahan perasaannya tapi pada akhirnya setitik air mata turun membasahi pipinya. Spontan aku menggeser dudukku mendekati dirinya dan menghapus air matanya.

"Kamu mau gak pindah ke agamaku?" aku terkejut dengan apa yang baru saja kuucapkan. Sepanjang aku jalan dengan dia, tidak pernah aku mengenalkan Yesus jika dia tidak menanyakannya, tapi kini, aku justru terlalu berani untuk mengajaknya pindah ke agamaku.

Nitha tercenung sejenak lalu tersenyum dan berkata, "Aku gak mau pindah agama karena seorang cowok atau perkara duniawi lainnya. Aku akan pindah agama jika aku mencintai Tuhan dalam agama tersebut dan sampai detik ini aku tetap berpegang teguh pada keyakinanku. Mencintai Allah."

Aku memaksakan diri untuk tersenyum walaupun kecewa karena usahaku untuk tetap bersatu dengannya gagal. Namun jauh di dalam hatiku muncul juga perasaan kagum pada dirinya. Kagum karena ternyata Nitha bukanlah tipe orang yang mudah gonta-ganti keyakinan hanya untuk mengejar perkara duniawi.

Kembali kami terdiam tanpa ada keinginan untuk bertutur kata atau sekedar beradu argumen mencari jalan untuk mempertahankan hubungan kami. Kami sadar bahwa perbedaan keyakinan terlalu kokoh berdiri menjadi batas cinta diantara kami. Kulihat berulangkali dia mengedipkan kelopak matanya untuk menahan tetesan air matanya. Sementara itu tanganku kini memeluk dirinya dan menuntun kepalanya bersandar dipundakku. Aku sadar bahwa ini mungkin terakhir kalinya aku dapat menikmati suasana seperti ini dengan Nitha. Oleh karena itu, kubiarkan diriku saat mengecup kepalanya dan mencium harum wangi rambutnya tanpa ada keinginan untuk melepaskannya. Bersama dengan itu berbagai macam kenangan yang telah kami lalui kembali terlintas di pikiranku yang tanpa sadar telah memaksaku meneteskan air mata.

"Bukit Hermon... Bukit Hermon... ada yang turun ?!"

-----

Aku cukup beruntung. Di Bukit Hermon aku dapat berjumpa dan beberapa kali ngobrol dengan gadis itu. Orang bilang jika engkau mulai memikirkan lawan jenismu maka temuilah dia dan ajaklah dia bicara supaya engkau tidak lagi terlalu memikirkannya lagi. Selain itu, padatnya acara ternyata cukup menyita waktu sehingga pikiranku tidak lagi tenggelam bersama Nitha.

Sudah lebih dari satu tahun aku tidak bertemu atau menjalin kontak dengan Nitha. Ia sekarang melanjutkan studinya ke luar negeri. Hal ini tentu saja memberikan keuntungan bagi kami untuk dapat saling melupakan satu dengan yang lain. Walaupun sangat sulit namun aku hampir saja berhasil melupakan kisah cintaku dengan Nitha sampai gadis itu muncul dan kembali mengobarkan kenangan yang telah lama terkubur.

Oh, Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Menjauhi gadis itu dan berharap perasaan cintaku terhadap Nitha benar-benar hilang atau berusaha mengenalnya lebih dekat lagi da berharap dia dapat menggantikan Nitha dalam kehidupanku. Tidak, aku tidak mau mencintai seseorang hanya karena secara fisik dia mirip dengan mantanku terdahulu. Aku juga tidak mau menjauhi gadis itu hanya karena ia mirip dengan Nitha. Bagiku Nitha adalah cinta di masa lalu dan bila ada gadis yang mirip dengan dirinya maka kuanggap sebagai suatu kebetulan.

Hari Minggu siang saat hendak pulang ke Solo aku duduk di dekat gadis itu. Kuakui walau kami sering berbicara namun sampai detik ini aku masih belum tahu namanya. "Boleh tahu, namamu, siapa?"
"Nita."

Suatu Hari Di Bukit Hermon

Malam belumlah larut namun suasana di Rumah Retreat Bukit Hermon - Tawangmangu yang hari ini dipakai untuk acara retreat mahasiswa Kristen dari FISIP UNS Solo terlihat sangat sepi. Hal ini dapat dimaklumi sebab acara yang telah berlangsung selama 2 hari ini memang menguras banyak tenaga. Akibatnya semua peserta malam ini lebih memilih tidur mengistirahatkan badan daripada bergadang.

Tapi benarkah semua telah tertidur? Eit tunggu dulu... Ada tiga mahluk hidup yang berlarian menuju kamar paviliun. Apa saja yang menghalangi, mereka terjang, kalau halangannya terlalu berat untuk diterjang ya dilompati, kalau gak bisa diterjang atau dilompati ya nyari jalan lain... yang penting lari... lari... lari... Kelihatan sekali mereka sedang dikejar alias melarikan diri dari sesuatu. Tapi apa ya?

"Gawat, gawat... wah bener-bener gawat, Met!"

Meity yang sedang duduk di depan kamar paviliun heran melihat Burwan, Irvan, dan Arief lari pontang-panting ketakutan, "Ada apa sih?"

"Ada di sana, Met..." jawab Arief sekenanya, "hegh... hegh... hegh..."
"Ada di sana apa?"
"Ada hegh... hegh... hegh... ada hegh... hegh... hegh..."
"Ada hegh... hegh... hegh... apaan?,"
"Ada hantu, Met,"
"Ala, boong!"

"Bentar, Met nanti kami ceritakan tapi sebelumnya biar kami bernafas dulu, OK?" pinta Burwan yang langsung ditanggapi dengan anggukan dan senyuman oleh Meity.

Tanpa babibu ketiga anak tersebut langsung sibuk mengatur nafasnya masing-masing hegh... hegh... hegh... meong (lho)

"Begini ceritanya," Irvan mulai bercerita setelah merasa irama nafasnya sudah mulai teratur, "tadi kami jalan-jalan ke depan terus melihat Sigit sedang duduk sendirian di depan. Ya kita samperin aja lalu kita ngobrol ngalor-ngidul, utara-selatan tanpa juntrungan
"Nah pas asyik-asyiknya ngobrol, Sigit bilang eh kalo wajahku kayak gini cakep gak?
"Aku liat wajahnya, tiba-tiba sudah berubah jadi tengkorak..."

Burwan ikut nimpali, "kupikir ah paling cuma topeng tapi waktu kulihat kok jalannya gak menyentuh tanah, ya udah kami sepakat untuk lari..."

"Eh, jangan-jangan dia ngejar kalian."

"Hush, jangan bilang gitu donk," protes Arief sambil mengarahkan pandangannya ke lorong menuju arah depan.

"Tadi kalian bilang hantu itu memakai wujud Sigit, ya?" Meity coba kembali menegaskan cerita teman-temannya yang hanya mereka jawab dengan anggukan.

"Wah terjadi lagi, deh" ujar Meity singkat tanpa menunjukkan wajah kaget, takut atau cemas.

Tapi justru ekspresi wajah Meity itulah yang mengundang tanda tanya besar bagi teman-temannya. Ada apa dibalik semuanya ini. Mengapa Meity berkata 'wah terjadi lagi' Apakah peristiwa ini sudah terjadi sebelumnya?

"Emangnya ada apa?" tanya Arief mewakili rasa penasaran teman-temannya, "dulu udah pernah kejadian kayak gini, ya?"

"Iya, sih," Meity pun mulai bercerita bahwa beberapa tahun yang lalu ada peserta retreat yang meninggal karena kecelakaan. Waktu itu ia datang menyusul retreat. Tapi malangnya di tengah perjalanan ia ditabrak bis dan tewas seketika di tempat itu juga. Sedangkan arwahnya masih penasaran untuk mengikuti acara retreat hingga akhirnya dia sering menemui siapa saja peserta retreat di Bukit Hermon ini dengan mengambil wujud peserta lain.

"Nah rupanya kali ini ia menampakkan diri kepada kalian dengan mengambil ujud Sigit"

"Hiii..." respon ketiga anak tersebut hampir bersamaan.

"Eh kalian harusnya bangga donk dijumpai arwah orang tersebut," canda Meity, "jarang-jarang lho ada yang bisa melihat penampakannya."

"Enak aja... amit-amit... dibayar berapapun gak sudi aku ngalaminya lagi!! " teriak Burwan.

Akibat teriakan Burwan tersebut, sebuah buah pintu kamar terbuka. Sesaat mereka tegang, kuatir kalau-kalau Sigit palsu itu akan muncul. Ah... ternyata Bambang yang terbangun karena terganggu oleh teriakan Arief tadi.

"Lho, kok kalian belum tidur?" tanya Bambang penasaran.

Tanpa basa-basi, ketiga anak tersebut secara bergantian menceritakan peristiwa yang baru saja mereka alami.

"Omong kosong! Gak ada tuh arwah penasaran!" protes Bambang setelah mereka selesai bercerita.

"Eh dibilangin gak percaya!" sergah Irvan, "soalnya kamu gak ngalami coba kalo ngalami."
"Gak bakalan percaya! Bagiku orang mati tuh urusannya TUHAN.
"Kalo getu yang ngambil wujud Sigit tadi siapa?"
"Ya setan yang ngambil wujud manusia dan nyebarin gosip tentang arwah penasaran dengan tujuan melemahkan iman manusia kepada Tuhan!

Suasana hening. Tidak ada yang membuka suara. Tiba-tiba Bambang berucap, "Bukankah hal ini telah diterangkan di KKR tadi malam?"

Ketiga anak tersebut saling berpandangan satu dengan yang lain sebelum akhirnya memberi pengakuan, "Kami tadi gak ikut KKR-nya, hihihihi..."

"Ah, kalian ini." Akhirnya dengan penuh antisias Bambang menceritakan isi khotbah Pendeta saat KKR tadi yang membahas mengenai dunia orang mati yang terpisah dengan dunia orang hidup. Orang yang sudah mati tidak dapat lagi berhubungan dengan orang yang masih hidup dan sebaliknya. Bila ada orang yang kelihatan seperti orang mati bisa jadi ia adalah setan yang mengambil wujud orang yang sudah mati. Tujuannya tentu saja untuk melemahkan iman seseorang agar ia lebih takut kepada orang yang sudah mati dibandingkan takut kepada Allah.

Pembicaraanpun terus berkembang mulai dari masalah lahir baru, hidup dalam Kristus, hantu, klenik sampe ke masalah Love, Sex and Date hehehe...

"Hei, kalo mo sharring pelanan dikit dunk?!" bentak Meity yang terganggu dengan suasana ramai diluar kamarnya.

Burwan, Irvan, dan Arief saling berpandangan. Mereka merasa Meity yang tadi duduk di sebelah kiri Burwan belum masuk ke kamarnya yang berada di sebelah kanan Burwan. Sementara itu jalan satu-satunya masuk kamar ialah melalui pintu kamar tapi sejak mereka datang tadi pintu kamar tersebut sedikitpun belum bergerak.

"Lho, Met sejak kapan kamu masuk kamar? Bukankah tadi kamu masih ngobrol bersama kami?"

"Enak aja! Aku dah tidur sejak jam 9.00 tadi dan baru bangun karena mendengar suara berisik kalian!"

Spontan Burwan, Irvan, dan Arief menoleh ke tempat Meity duduk. Kosong! Ketiga anak tersebut saling berpandangan dan akhirnya pingsan bersama-sama.

Menambah fasilitas Read More (Page Break) di Blogger

Salah satu kelemahan dari Blogger ialah tidak adanya secara otomatis fasilitas page break pada editornya. Padahal dengan fasilitas ini seorang blogger cukup menampilkan paragraf pertama dari tulisannya dan paragraf selanjutnya bisa dibaca saat user klik Read More or Complate Story. Akibatnya mau tidak mau pengguna blogspot harus menampilkan semua artikel di halaman utama. Imbasnya bila di halaman awal terdapat 10 artikel maka pengunjungpun juga harus membaca (setidaknya melihat) secara penuh 10 artikel tersebut. Bayangnya bila artikelnya panjang-panjang. Tentu saja kamu harus menscroll sampai kebawah untuk mendapatkan sebuah artikel yang menarik. Capek deh...

Namun jangan kuatir, dengan sedikit trik kamu juga bisa memasang fasilitas page break di blogger kamu. Ada beberapa langkah yang harus kamu ikuti. Sebelum mulai buka terlebih dulu bagian edit template di blogger kamu. Selain itu rumus ini akan disajikan dalam dua bentuk, satu untuk template klasik (classic templates) dan yang kedua untuk template layout. Pilih yang sesuai dengan template yang kamu gunakan.

1. CSS
Taruh script ini di bagian CSS. Bagian CSS ini terletak di bagian atas sebuah template. Inget lho ini dibagian edit template. Taruh bagian ini diantara kode <style> and </style>. Jika kode tersebut tidak ada maka tambahkan sendiri kode tersebut dan di dalamnya di isi kode di bawah ini. Ingat kode <style> terletak sebelum kode </head>

Bagian ini bertujuan membentuk class full post untuk memberikan page break pada postingan

Template Klasik

<MainOrArchivePage>
span.fullpost {display:none;}
</MainOrArchivePage>

<ItemPage>
span.fullpost {display:inline;}
</ItemPage>


Layouts

<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
span.fullpost {display:inline;}
<b:else/>
span.fullpost {display:none;}
</b:if>



2. "Read More" Links

Masih di bagian edit template taruh kode ini setelah kode <$BlogItemBody$> atau <data:post.body/> Kamu bisa mengganti kata Read more! menjadi Selanjutnya! Lebih Lengkap! Complete! atau kata-kata lainnya yang menunjukkan terusan dari artikel yang kamu pasang. Bagian ini hanya akan muncul di halaman utama dan arsip

Template Klasik


<MainOrArchivePage><br />
<a href="<$BlogItemPermalinkURL$>">Read more!</a>
</MainOrArchivePage>


Layouts

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'><br />
<a expr:href='data:post.url'>Read more!</a>
</b:if>


3. Modifikasi Posting
Langkah terakhir yaitu memasukkan kode ini untuk setiap postingan

<span class="fullpost"></span>

Isi posting yang diapit oleh kode tersebut hanya akan muncul jika orang mengklik read more atau membuka halaman postingan tersebut.

Sebagai contoh bila kamu menulis

Ini postingan saya Dan ini kelanjutannya.


Maka hasilnya ialah

Ini postingan saya

Read More.


Agar tidak lupa sebaiknya kode tersebut dipasang di post template sebagai kode default yang akan muncul di setiap postingan.

Kelemahan
Hanya saja, dengan cara ini kamu harus mengedit satu persatu postingan kamu dengan menambahkan kode <span class="fullpost"></span>. Mengapa? Karena secara otomatis blogger sekarang akan menambahkan fasilitas Read More di setiap postingan yang kamu buat, tidak peduli apakah postingan tersebut separuh atau sudah semuanya.

Kalau postingan kamu jumlahnya masih sedikit mungkin tidak masalah, bagaimana bila sudah banyak hehe.

Ingat
Backup dulu template kamu sebelum melakukan perubahan

Thursday, October 04, 2007

Biarkan kamu pergi!

Suatu saat aku membiarkan kekasihku pergi. Ia meninggalkanku dengan begitu cepat tanpa menyisakan satupun ucapan. Tak sempat kukecup keningnya karena dia langsung ambil langkah seribu. Tak terlontar kata cinta karena mulut ini terasa rapat terkunci. Bahkan pesan selamat tinggalpun tak sempat terlontar karena ia begitu cepat pergi, berlari melawan angin yang bertiup ke arahku.

Sesekali kulihat dia seakan menoleh ke belakang, tapi aku yakin dia terlalu penakut untuk melakukannya. Dan benar, sampai bayang tubuhnya menghilangpun dia tidak berani menoleh, padahal aku selalu menatapnya. Dia benar-benar pergi.

"Bodoh! kenapa kau membiarkan dia pergi begitu saja?" tiba-tiba saja pohon beringin itu membentakku yang karuan membuat bulu kudukku berdiri. Aku mundur beberapa langkah.
Dalam ketakutan aku coba untuk menjawab, "Bukan aku yang meminta, dia yang meminta pergi."
"Tapi kau tetap saja bodoh, kenapa kau tidak mempertahankannya?"
"Untuk apa?," ketakutanku berangsur hilang
"Untuk apa?! Bodoh! karena dia kekasihmu"
"Aku tahu itu tapi kalau dia ingin pergi apa aku harus melarangnya?" keberanianku mulai muncul dan balik kulontarkan pertanyaan padanya."
"Bodoh sekali kau!"
"Aku bukan orang bodoh!"

"Kau menyia-nyiakan sebuah permata indah yang kau dapat dengan bersusah payah" kali ini pohon tersebut mencondongkan tubuhnya ke arahku yang membuatkan mundur lagi kebelakang. Aku terhenti saat tubuhku tersandar pada sebuah batu, pohon itupun ikut berhenti, "seharusnya kau berusaha mempertahankannya."
"Aku ingin tetapi kau tidak tahu masalahnya"
"Hemmm," kali ini pohon tersebut kembali menegakkan tubuhnya yang membuatku dapat kembali bernafas lega.

Ia diam sesaat dan membiarkan angin sepoi menerpa tubuhnya, "apa masalahnya?"
"Karena dia tidak lagi indah seperti yang dulu."
"Maksudmu?"
"Ada permata lain yang lebih indah yang akan aku miliki, oleh karena itu aku melepas dirinya."

"Anjing kau!" kali ini pohon tersebut benar-benar marah, ia seakan hendak keluar dari tanah, berjalan kearahku lalu melumatku. Tubuhnya bergoyang-goyang sehingga membuat tanah disekitarku bergetar dan dahann serta daunnyaya jatuh menimpaku.
Aku segera mundur tapi langsung terjatuh, "dengarkan dulu alasanku..."
"Alasan apa? Apakah orang bodoh punya alasan yang lebih bijak?!"

"Aku tidak mau cintaku menyakitinya!!"
"Maksudmu?" seketika pohon tersebut berhenti bergoyang.
"Dahulu ia memang bagai permata yang sangat indah tetapi semuanya itu berlalu setelah kami bersama. Apa yang dulu kuanggap parit melintang ternyata jurang yang terbentang. Apa yang dulu kuanggap bukit yang bisa kudaki ternyata gunung yang semakin meninggi. Padaku permata itu tidak semakin indah tetapi semakin memburuk.
"Kenapa kamu tidak membuatnya menjadi lebih baik?"
"Aku selalu berusaha tetapi halangannya sangatlah rumit untuk aku lalui. Jika aku paksakan cinta ini maka jiwanya akan semakin sengsara, jiwaku juga semakin remuk.

Pohon itu diam, benar-benar diam, entah matanya terpejam atau tidak, aku tidak tahu. Yang jelas kesempatan ini aku manfaatkan untuk mundur dari hadapannya secara perlahan sambil tetap berbicara, agar ia mengira aku masih disisinya, "Bagiku jalan terbaik ialah berpisah, aku ingin dia bahagia dan kembali menjadi permata indah. Aku masih tetap mencintainya tetapi bukan untuk bersama, biarkan aku dengan permata baruku karena aku yakin dialah yang paling tepat menemaniku, sekalipun tanpa cinta."

Pohon itu tidak bereaksi, aku pikir dia mengerti yang kuucapkan; atau mungkin dia tertidur; atau tadi hanya mengigau saja? Ah, entahlah! Kubalikan badanku sambil terus mengoceh kali ini kepada angin yang bertiup sepoi dengan suara yang lebih pelan, "Aku sengaja membuat masalah agar dia tidak tahan lalu meminta putus. Setelah itu aku dapat bebas memiliki permata baru; yang telah lama aku cintai; yang kini rumahnya sedang aku tuju."

Thursday, September 27, 2007

Fungsi format nilai Rupiah dengan PHP

Dengan menggunakan PHP untuk menulis angka ke dalam versi rupiah sebaiknya menggunakan fungsi tertentu. Mengapa? Kan lebih baik langsung menulis angkanya dalam bentuk rupiah. OK kalau angka tersebut ditulis di script PHP dengan hardcode (script mati) tidaklah masalah. Bagaimana kalau angka tersebut masuk database?

Lho kan gak masalah? Ntar nampilin PHPnya tinggal panggil field yang berisi nilai angka tersebut.

Kalau cuma untuk nampilin sih gak masalah tapi bagaimana kalau harus melakukan penghitungan (tambah, kurang, bagi, kali, rata-rata, dll). PHP dan Database akan menganggap nilai setelah titik ialah nol. Kecuali kalau Anda mau menulis di script PHP setiap ada titik pada field yang ditampilkan harus dihapus hehe

Alasan lainnya untuk menjaga konsistensi. Kalau datanya masih dikit mungkin bisa rapi bagaimana kalau datanya banyak dan jumlah bilangannya juga besar-besar. 1.233.932 933.223 1.000 11.323.332 Lebih mudah mana dibandingkan menulisnya gini 1233932 933223 1000 11323332 hehe.

Nah dengan membuat fungsi format rupiah sebuah bilangan di kode PHP kita tinggal menaruh nama fungsi tersebut didepan angka yang ingin kita konversi. Berikut fungsinya


function rupiah($angka)
{
$rupiah="";
$rp=strlen($angka);
while ($rp>3)
{
$rupiah = ".". substr($angka,-3). $rupiah;
$s=strlen($angka) - 3;
$angka=substr($angka,0,$s);
$rp=strlen($angka);
}
$rupiah = "Rp." . $angka . $rupiah . ",00-";
return $rupiah;
}
//Coba hasilnya
$uang = 18321739
$hasilnya=rupiah($uang);
echo $hasilnya;


Fungsi strlen berfungsi untuk menghitung jumlah karakter di suatu nilai (huruf atau angka). Sedangkan substr berfungsi untuk memunculkan nilai yang diinginkan.

Met nyoba...

Tuesday, September 25, 2007

"Pernah Punya, Tapi Dijual" Anggota DPRD Gagap Teknologi, E-mail Disangka Barang

Tulisan ini aku ambil dari www.kaltimpost.web.id. Silakan berkomentar hehe


ANGGOTA DPRD Samarinda ternyata tergolong ketinggalan kemajuan dan gagap teknologi, khususnya dalam pemanfaatan surat elektronik (electronic mail atau e-mail) dalam berkomunikasi. Teknologi yang memanfaatkan komputer dan jaringan internet dan sudah dikenal bahkan oleh pelajar SMM inii bahkan tidak dikenal sebagian anggota Dewan. Sehingga ketika ditanya sudahkah punya e-mail, jawabannya justru mengundang tawa.

"Saya pernah punya, tapi sudah dijual," ujar Didik Sugiarto, anggota Komisi D dari Fraksi AKU dengan gaya meyakinkan seolah-olah e-mail adalah barang berwujud fisik yang bisa dipindahtangankan. Wakil Ketua Dewan, Hairul Anwar setali tiga uang. Awalnya jawabannya terasa wajar, namun belakangan sama sekali tidak 'nyambung.

"Secara pribadi saya belum memilikinya. Bukannya saya tidak mampu untuk memilikinya, namun saya masih cinta produk dalam negeri," katanya seolah-seolah e-mail adalah barang dari luar negeri. "Buat apa kita membanggakan produk luar, lihat saja HP (handphone) saya masih model lama," tuturnya sok yakin.

Tak hanya Didik dan Hairul, 9 anggota Dewan lainnya pun tak kenal atau tidak punya e-mail. Jika itu terjadi di generasi tua seperti H Nichlan yang usianya sudah 70-an, mungkin masih wajar. Namun yang muda-muda seperti Sukardi Surbakti dan Blasius Watu pun tak menyentuh sarana informasi yang efisien dan efektif ini. Begitu juga A Marcus Incau, Mardiah Mulyani, Sabri, Riyanto Rais, Arifin Idris dan Hamzah.

Padahal mereka sebenarnya tak harus memiliki komputer dan langganan internet secara pribadi, sebab lembaga legislatif ini pasti bisa menyediakannya. Baik secara fraksi maupun komisi. Bila memiliki e-mail, interaksi dengan masyarakat secara umum dan konstituen partainya bisa lebih berkembang dan aktif.

Berikut tanggapan anggota Dewan saat ditanya apakah punya e-mail, dan apakah mereka paham kegunaannya di era informasi sekarang.


H Nichan: Apa itu email? Saya belum punya e-mail karena masih kurang paham teknologi macam itu. Kalau keinginan punya ada, cuma untuk mengoperasikan komputer saja saya mesti tanya sana sini. Di lingkungan Dewan ini sebenarnya sudah ada, tapi sampai sekarang tidak dioperasikan karena tidak ada yang menggunakan.

Didik Sugiarto: Saya dulu pernah punya e-mail, namun saya jual.

Blasius Watu: Sekarang ini belum punya, sebab saya tidak ingin punya nafsu besar untuk memilikinya namun tidak ada waktu untuk melihatnya

Riyanto Rais: E-mail memang perlu dan ini akan menjadi masukan buat kami untuk secepatnya mengadakan internet di tempat kami. Dulu sempat pasang di sekretariat tapi nggak tahu kemudian tidak bisa di akses lagi.

Sedangkan Sabri dan Sukardi Surbakti yang mengakui memang penting memiliki e-mail, dan keinginan membuatnya, namun di rumah keduanya tidak ada akses telepon. "Di Palaran memang belum ada," kata Sukardi menyebut domisilinya.

Friday, September 21, 2007

Menggunakan Ponsel SX1 sebagai Modem Internet dengan Bluetooth

Awalnya kakakku bertanya apakah dia bisa menggunakan Nokia 6600 nya sebagai modem untuk internetan di laptop. Dengan penuh keyakinan aku jawab bisa, asalkan ada CD Driver ama Bluetootnya. Jawaban ini kudasarkan bahwa Nokia 6600 menggunakan sistem operasi yang hampir sama dengan Siemens SX1 ku tercinta. Apalagi dalam CD Siemens SX1 ku terdapat fasilitas modem untuk internetan menggunakan SX1.

Dengan penuh keyakinan, tanpa tanya sana-sini aku coba Nokia 6600 sebagai modem. Senjatanya cuma CD bawaannya Nokia dengan Bluetooth. Tapi ternyata gagal hehehe. Percobaan berulang kali instal uninstal gagal, tanpa pernah tahu bagaimana solusinya.

Namun, setelah browsing di berbagai situs, akhirnya ketemu juga cara yang paling mudah untuk menjadikan Siemens SX1 sebagai modem internetan. Aku pikir cara ini juga bisa bisa digunakan di Nokia 6600 atau ponsel Symbian lainnya. Belum dicoba sih.

Sebagai catatan sebelum melakukan uji coba aku telah menginstal aplikasi Nokia 6600 Modem Option dan Mobile Phone Manager for SX1. Dan males untuk uninstalnya jadi lum tahu apakah tanpa software tersebut SX1 bisa digunakan sebagai modem atau tidak. Coba aja sendiri hehe. Selain itu pastikan GPRS di ponsel telah disetting dengan benar

Caranya.

* Setting GPRS

1. Pastikan kamu telah menseting ponsel kamu dengan setingan GPRS yang benar. Untuk mengetahui setingannya silakan kontak provider yang kamu gunakan.

* Setting Bluetooth

1. Pasang bluetooth di komputer dan lakukan pairing dengan ponsel Anda. Pastikan bluetoot ponsel dalam keadaan nyala. Jika sudah terdeteksi klik pada nama ponsel > Properties > Services dan pastikan cek bagian DUN dan SPP

* Buat Koneksi Baru di Komputer

1. Control Panel -> Network Connections -> Create a New Connections

2. Klik Next pada bagian wizard lalu pilih Connect to the Internet -> Setup my connections manually -> Connect using a dial up modem

3. Pilih modem yang akan digunakan. Bila bluetooth belum terpasang opsi pilihan modem ini tidak akan muncul

4. Beri nama pada koneksi.

5. Pada bagian phone number isi *99#

6. Setelah itu pilih untuk siapa saja koneksi ini disediakan.

7. Isi username dan password sesuai dengan username dan password yang digunakan untuk akses GPRS. Jika kamu ingin menggunakan koneksi ini sebagai default jangan lupa centang bagian Make this the default internet connection

8. Centang bagian Add a shortcut to this connection to my desktop untuk mempermudah koneksi internet dari desktop

9. Klik Finish

* Setting di Komputer

1. Control Panel -> Modem Option (Phone and Modem Option)

2. Pada tab Modem pilih modem yang tadi kamu gunakan untuk membuat koneksi lalu klik Properties

3. Pada tab Advance isi dengan +CGDCONT =1,"IP","apn name" Ganti apn name dengan apn name gprsmu. Misalnya aku menggunakan kartu XL jadi setingannya +CGDCONT =1,"IP","www.xlgprs.net"

* Koneksi dengan Internet

1. Pastikan bluetooth masih ada di komputer dan bluetooth di ponsel nyala.
2. Klik koneksi yang sudah dibuat tadi lalu klik "Dial"
3. Pada ponsel akan muncul permintaan koneksi melalui bluetooth, klik terima (accept)
4. Happy Surf.

Jika ada yang kelewatan, salah, atau kelebihan tolong dikasih tahu ya.

Thursday, September 20, 2007

Raih $1000 perbulan dengan Adsense?

Apakah meraih $1000 perbulan dengan menggunakan Adsense merupakan hal yang mungkin diraih? Jawabannya iya. Telah banyak orang yang mampu menembut penghasilan 4 digit perbulan untuk usaha adsensenya. Beberapa contohnya dapat Anda lihat di sini, lengkap dengan tips seputar Adsense.

Yang jadi masalah ialah, banyak orang yang ingin cepat kaya dengan Adsense. Cukup menjalankan sedikit ini sedikit itu terus uang Adsense mengalir ke kantong. Hal yang wajar sih, semua orang pasti pengen dapat banyak uang tanpa harus kerja keras.

Pada kenyataannya apakah bisnis Adsense semudah membalikkan telapak tangan? Tidak juga. Anda juga harus bekerja keras agar bisa sukses menembus 4 digit penghasilan perbulannya. Perlu waktu, tenaga, dan yang paling penting ketekunan agar semuanya itu bisa diraih.

Lupakan dan jangan tergiur dengan tawaran yang mengatakan bahwa mereka bisa mengajari Anda memperoleh penghasilan banyak dengan Adsense dalam waktu singkat dengan membayar sejumlah uang tertentu. Kecuali bila Anda bisa mendapatkannya gratis.

Saya bukannya melarang Anda untuk mengikuti kursus tentang Adsense. Tetapi perlu dicermati kalau kursus tersebut menjanjikan Anda dapat meraih penghasilan ribuan dollar dalam waktu singkat bisa jadi itu hanya bohong-bohongan saja. Sebagai info aja ada kalanya penjual layanan tersebut justru belum pernah merasakan sendiri mendapatkan penghasilan sebanyak 4 digit perbulan.

Anda pun sebenarnya juga bisa mendapatkan berbagai tips menarik seputar Adsense dengan mengunjungi situs ini, ini, atau searching di Google

Ingat tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras.

Lalu bagaimana supaya bisa sukses di Adsense?

Kuncinya sederhana.
* Buat web yang sesuai dengan pengetahuanmu
* Pasang adsense dan buat seolah-olah bukan iklan
* Promosikan web tersebut
* Evaluasi

Pengembangannya? Silakan kreatif dengan pikiran Anda sendiri. Sebab saya sendiri juga masih dalam tahap belajar.

Tuesday, September 18, 2007

Buka Puasa di GKJ Manahan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tiap kali bulan puasa Gereja Kristen Jawa (GKJ) Manahan selalu mengadakan penjualan nasi murah seharga Rp 500,- untuk berbuka puasa. Acara yang sudah berusia 11 tahun tersebut diberi nama Peduli Kasih Nasi Murah. Pelanggannya kebanyakan orang-orang pinggiran yang memiliki penghasilan pas-pasan.

Makanan yang disediakan memang tidak gratis. Hal ini untuk mengantisipasi pengunjung agar tidak berebut makanan; juga untuk menjaga agar tidak ada yang mencoba memanfaatkannya sebagai sarana 'ngirit' padahal orang tersebut berduit. Namun demikian harga ini sudah dianggap murah oleh para kaum pinggiran. Hal ini terbukti dari selalu ramainya peyelenggaraan nasi murah ini. Setiap hari nasi yang disediakan selalu habis terjual.

Kegiatan seperti ini boleh jadi merupakan cara baru gereja dalam menjalankan tugasnya untuk melayani (Diakonia). Sudah menjadi rahasia umum bahwa gereja hanya menjalankan 'diakonia' dengan seribu satu persyaratan yang justru menjadikan gereja tersebut tampil ekslusif. Gereja hanya mau peduli atau menolong sesama bila sesama tersebut seiman, warga di gereja tersebut, aktifis gereja, orang baik-baik, dikenal oleh pendetanya, tidak malas ke gereja, dan syarat lainnya.

Gereja sendiri lebih senang mengurusi doa, pujian, dan persembahan dibandingkan dengan masalah-masalah sosial yang ada di sekitarnya. Mereka cenderung menutup mata dengan lingkungannya. Kalau diminta pendapat mereka akan memberikan pendangan yang intinya bahwa hanya Yesus yang dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Selain itu keberadaan kegiatan ini juga menunjukkan bahwa gereja menjunjung tinggi perbedaan agama dan ikut menjaga kerukunan umat beragama. Tidak ada embel-embel lain yang diselipkan dalam kegiatan ini selain keinginan untuk menolong sesama (sekalipun berbeda agama). Tidak ada penginjilan lewat mulut secara langsung yang diucapkan oleh pihak gereja kepada para pembeli. Yang ada justru siraman rohani dari ustad yang dihadirkan oleh pihak gereja.

Orang lain mungkin akan mengatakan kalau GKJ Manahan menyia-nyiakan kesempatan emas, jiwa-jiwa tersebut dibiarkan begitu saja. Tapi bagi saya pribadi, penginjilan tidak hanya dilakukan lewat ucapan tetapi juga lewat tindakan. Saya pikir pasti banyak orang bersyukur kepada Tuhan dengan kegiatan ini. Kalau banyak orang semakin dekat dengan Allah, bukankah kita seharusnya juga ikut bahagia?

Kegiatan seperti ini sangatlah penting untuk menjaga kerukunan umat beragama yang saat ini sudah mulai pudar.

Pengalaman Pencarian Cek (Inkaso) di Bank

Bulan ini jumlah uangku di Google Adsense sudah menembus angka $100 artinya bulan depan kalau disetujui Google akan mengirimkan cek. Cuma aku sendiri agak males menerima cek yang masih sekitar $100an gitu. Pada pencairan kemarin aku sempat shock dengan prosedur pencairan cek Panin yang katanya kebijakan baru saja berubah. Awalnya aku dikasih tahu teman kalau inkaso disana hanya kena charge sedikit tapi ternyata chargenya nyampe $30 alamak.... banyak benar. Kalau ceknya gedhe sih gak masalah. Lha ini ceknya cuma dikit hehe.

Inilah yang kemudian membuatku menunda dulu pembayaran dari Google, ntar kalau sudah gedhe baru direlease lagi biar di kirim.

Sampai saat ini total sudah ada dua bank tempat aku mencairkan cek dari Google Adsense. Selain dari bank Panin ada juga dari Bank Niaga. Kalau dari bank Niaga sih enak (dulu) cuma kena charge $5, dikit banget kan hehe. Waktu itu aku langsung buka rekening dan proses inkaso bisa langsung berjalan. Sayangnya rekeningku di bank ini sudah aku tutup. Soalnya dulu rekening ini emang hanya untuk nyairin cek di Google Adsense saja. Nah, berhubung dulu sempat 'cuti' dari Google Adsense dan uang terus digunakan ya habislah uang di sana dan otomatis rekening ditutup.

Sebagai catatan proses inkaso di kedua bank tersebut memakan waktu yang tidak sebentar, lebih dari 3 minggu.

Thursday, August 23, 2007

Ganti Templates

Akhirnya kesampaian juga niat untuk ganti templates. Kalau mau telaten bisa juga sih buat template sendiri. Bukannya sombong lho, tapi apa sih yang tidak bisa dipelajari hehe.

Template ini aku ambil Beautiful Templates dan aku modifikasi dikit pada gambar headernya dengan gambar pagelaran wayang, yang menampilkan tokoh Petruk, Bagong, dan Anoman. Tidak ada maksud khusus mengapa aku menampilkan ketiga tokoh di atas. Yang jelas aku suka wayang, males kalau menampilkan Pandawa apalagi Kurawa. Mo nyari yang Kumbakarno tidak ada yang udah ambil yang ini aja, mewakili rakyat kecil.

Lho berarti pemilihan gambar wayang tersebut ada tujuannya? Bukan-bukan begitu, gak ada tujuannya kok.

Monday, August 20, 2007

Cerita tentang Gereja

Beberapa hari yang lalu saya ingin sowan ke Gereja tempat Guru Agama saya (Pdt Hotman Gurning) melayani. Namun yang mengherankan, selain gedungnya yang baru, suasana di situ terlihat sepi. Saya pikir karena tidak ada kebaktian, dan pak Gurning sendiri tidak lagi tinggal di situ jadi ya sepi. Akhirnya saya putuskan untuk kembali ke situ pas kebaktian. Tapi ternyata sama saja, suasana tetap sepi.

Karena penasaran maka saya putuskan untuk tanya teman dan jawabannya sungguh mengagetkan.

"Gerejanya di tutup orang Ngruki."
"Wah kok bisa? Ngruki kan di Sukoharjo, sedangkan Gereja tersebut di Solo?"
"Ya begitulah mereka memang suka cari gara-gara"
"Sejak kapan?"
"Sejak Februari tahun ini"
"Tapi tetangga sekitar gak masalah?"
"Tetangga sih gak masalah yang bikin masalah justru orang luar"
"Lha sekarang sudah dapat ijinnya belum?"
"Hampir komplit yang belum tinggal FKUB"
"Kok aneh, masak FKUB lum kasih ijin"
"Ya biasalah banyak alasan, gak pernah rapat, dan siapa yang mayoritas di FKUB"

Saat berbicara dengan teman saya tersebut saya jadi teringat cerita dari Mas Wawan. Dia pernah menceritakan omelan Bupati Klaten yang mengatakan kalau gereja yang runtuh karena gempa kemarin belum bisa berdiri karena belum keluar ijin dari FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), padahal pemerintah sendiri sudah mengijinkan.

Saya sendiri kecewa dengan kinerja FKUB yang sering kali lambat dalam merespon situasi. Aneh rasanya mo mendirikan tempat ibadah saja susahnya minta ampun. Dan yang membuat susah bukannya dari golongan Pemerintah atau orang-orang sekitar yang tidak tahu apa-apa tetapi justru FKUB yang sebenarnya dibentuk untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Bukankah seharusnya FKUB dapat menjadi mediator bagi keragaman agama di Indonesia? Bukankah FKUB seharusnya dapat menjadi panutan bagi mereka yang tidak suka toleransi agar bisa bertoleransi?

Tapi dari dua peristiwa di atas saya mengambil hipotesa (setidaknya untuk wilayah Solo dan Klaten) bahwa FKUBnyalah hanya diisi para pemalas yang tidak tahu apa itu toleransi umat beragama.

Siemens Berbagai Versi

Iseng-iseng nyari ponsel Siemens yang special edition eh ketemu web yang memajang semua ponsel Siemens dalam semua warna atau edition. Baik edisi untuk sebuah provider atau yang limited edition.

Seperti yang di ketahui Siemens memang gemar mengeluarkan ponsel dengan warna yang berbeda dan edisi yang berbeda pula. Beberapa diantaranya diberi istilah special edition. Bentuknya sih jelas sama cuma warna kasih dan aplikasi yang kadang berbeda.

Sebagai contoh ponsel Siemens SX1 yang umum memiliki warna biru atau lebih dikenal dengan Ice Blue. Selain itu ada juga yang berwarna hitam. Ada yang juga yang berwarna hitam, di casing belakang di tulisi Mc Laren dengan beberapa file seputar Mc Laren seperti video, ringtone, dan gambar seputar Mc Laren. Jenis inilah yang kemudian dikenal dengan istilah Mc Laren Edition/Limited Edition

Mengapa limited karena Siemens hanya mengeluarkan beberapa produk saja.

Untuk melihat Siemens SX1 yang warna-warni atau ponsel Siemens lainnya langsung aja menuju ke TKP

Thursday, August 16, 2007

Hitech Mobile - Ponsel Merk Indonesia


Beberapa lalu temanku yang bekerja di Dian Graha cerita kalau Dian Graha sekarang juga mendistribusikan ponsel Hitech Mobile. Ia bilang kalau Hitech ini adalah merk Indonesia, bukan ponsel bikinan Indonesia. Dengan kata lain bisa jadi ponsel luar negeri terus diberi merk dari Indonesia yaitu Hitech. Konon katanya ponselnya sendiri buatan China. Jadi agak ilfil kalau denger barang China. Murah sih tapi apa kualitas baik dan barang tahan lama?

Walaupun belum 100% buatan dalam negeri tapi kita patut berbangga karena negara ini akhirnya punya merk ponsel yang diharapkan mampu berkiprah di dunia internasional

Sebagai produk perkenalan Hitech mengeluarkan 3 produk unggulan yaitu:

HiTech H38

Dilengkapi dengan MP3 Player, MP4 Player, Kamera, Video Recoder, dan killing application yaitu TV Tuner sehingga dapat nonton TV dari mana saja tanpa terpotong pulsanya.

Beberapa komentar pemakai mengatakan kalau tangkapan siaran TVnya termasuk baik, sekalipun di ruang tertutup. Sayangnya ponsel ini tidak dilengkapi dengan GPRS atau mungkin belum ada yang tahu gimana mengaktifkannya dan tidak ada Java. Alamak.... Belum lagi kalau mo charge harus lepas baterai terlebih dahulu. Pengisiannya relatif lama. Tapi tenang dalam paket pembelian disediakan 2 buah baterai.

HiTech H51
Bisa digunakan untuk CDMA dan GSM dan keduanya sama-sama nyala

HiTech H31
Bisa digunakan untuk dua nomor GSM dan keduanya sama-sama nyala

HiTech H38 sudah dilempar ke pasaran, sedangkan HiTech H51 dan HiTech H31 akan segera menyusul.

Wednesday, August 15, 2007

Nasionalisme Ala Kumbakarna

Kumbakarna merupakan salah satu tokoh wayang yang saya sukai. Ia memang berbentuk raksana, bahkan boleh dibilang super raksana karena ukuran tubuhnya yang besar sekali melebihi kebanyakan raksana namun hatinya justru baik. Bersama dengan adiknya, Gunawan Wibisono, ia sering kali menentang pendapat Rahwana, sang kakak yang ia lihat cenderung ugal-ugalan dan mau menangnya sendiri.

Bersama adiknya pula, ia menentang sikap Rahwana yang waktu itu mencuri Sinta yang sudah menjadi istri Rama. Karena tidak suka dengan pendapat adiknya maka Rahwana menggusir mereka berdua keluar dari istana Alengka. Dalam kemarahannya Kumbakarna pergi ke hutan untuk tidur. Ya, inilah salah satu permintaan Kumbakarna kepada Dewata. Sebagai raksasa ia sadar bahwa ia perlu makan banyak dan kalau sedang marah, ia bisa lepas kendali dan merusak apa saja yang ada disekitarnya, sekalipun sekelilingnya tidak bersalah. Dengan tidur ia bisa menghilangkan dua kebiasaan yang ia anggap bisa menimbulkan efek buruk bagi lingkungannya. Kumbakarna tidur untuk menenangkan diri.

Sedangkan Wibisono justru memilih memihak Rama yang jelas menjadi musuh Rahwana. Hal inilah yang kemudian membuat rakyat Alengka yang sebelumnya memuja Wibisono berbalik membencinya dan menuduh kalau Wibisono tidak memiliki rasa cinta tanah air.

Ketika Rama menyerang Alengka, Rahwana meminta Kumbakarna untuk membela negaranya. Awalnya Kumbakarna menolak dan menganggap serangan tersebut sebagai akibat perbuatan buruk Rahwana, tetapi setelah dipaksa iapun bersedia. Versi lainnya mengatakan ancaman Rahwana yang akan membunuh Kumbakumba dan Aswanikumba, anaknya Kumbakarnalah yang membuat ia bersedia maju berperang. Sedangkan versi yang lain mengatakan bahwa Kumbakarna mendapatkan penglihatan tentang hancurnya Alengka. Hal inilah yang lalu mengusik hatiNya yang kemudian membuatnya bertekad untuk maju berperang.

Apapun versinya, catatan yang Kumbakarna ajukan tetaplah sama "Ia berperang untuk membela negara bukan Rahwana".

Di medan laga ia mengamuk tanpa peduli tenaga dan tubuhnya tidak berbentuk lagi. Ia berperang sampai titik darah penghabisan. Jika Bhisma berperang dan gugur dengan tubuh mati dipenuhi anak panah, maka Kumbakarna gugur karena badannya sudah hancur.

Kisah kepahlawanan Kumbakarna inilah yang kemudian digambarkan sebagai sikap nasionalisme. Kumbakarna tahu kakaknya salah, dan ia tidak tinggal dia begitu saja. Tapi ketika tegurannya tidak diterima ia tidak mengamuk apalagi mengadakan kudeta, walau sebenarnya ia bisa saja melakukannya. Ia memilih tidur; penggambaran dari mengekang diri dari kemarahan dan tindakan anarkis.

Namun di saat negara membutuhkan iapun siap membela, karena Alengka adalah negaranya. Ia tidak membela atasannya, ia membela negaranya.

Dirgahayu Indonesia